Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ktt
ePetani
phslb
Tekno Inovatif

Kalender Kegiatan

Berita


Kunjungan Petani Kabupaten/Kota Se - NTB di BPTP NTB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh M.F. Matenggomena dan Farida S   
Jumat, 29 Agustus 2014 00:00

Pakan merupakan faktor terpenting dalam usaha peternakan, karena kecukupan dan kualitas pakan akan mempengaruhi keberhasilan dalam usaha tersebut. Pakan adalah semua bahan makanan yang bisa diberikan dan bermanfaat bagi ternak. Pemberian pakan dimaksudkan agar ternak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sekaligus untuk pertumbuhan dan reproduksi.

Pada usaha peternakan rakyat, pakan yang diberikan pada umumnya sesuai dengan kemampuan peternak, bukan sesuai dengan kebutuhan ternaknya.  Pasokan pakan berkualitas rendah merupakan hal yang biasa.  Untuk mengatasi hal tersebut BPTPB NTB telah banyak melakukan kajian tentang penggunaan pakan untuk  jenis ternak ruminansia sebagai alternatif bagi peternakan dalam memenuhi kebutuhan pakan yang berkualitas dan cukup. Beberapa jenis pakan ternak tersebut menjadi koleksi di kebun BPTP NTB.

Pada Rabu (27/08/2014) petani peternak Kabupaten/Kota se - NTB  mengunjungi BPTP NTB untuk melihat aneka tanaman dan ternak, dan pakan ternak atau Hijauan Makanan Ternak (HMT) yang ada di kebun percobaan BPTP NTB dan mempelajari hasil-hasil kajian BPTP NTB yang terkait pakan ternak. Dalam kunjungan ke aneka tanaman dan ternak ini, petani peternak yang hadir 30 orang, dan diterima oleh Ir. Achmad Muzani.

Ir. Achmad Muzani banyak menjelaskan manfaat HMT yang ada di BPTP NTB, salah satunya tentang keberhasilan aplikasi tanaman gamal dan lamtoro yang di bina oleh BPTP NTB pada penggemukan sapi di Desa Dore Bara Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu. “Untuk mencukupi persediaan pakan, baik dimusim hujan maupun dimusim kemarau sebaiknya petani peternak menanam tanaman tersebut” katanya.

Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari pelatihan teknis pengelolaan pakan ternak ruminansia selama 5 hari  dari tanggal 26 Agustus s/d 1 September 2014 di Balai Diklat Pertanian NTB. Menurut ketua rombongan peternak, Muksir, tujuan kunjungan ini untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan ketrampilan petani dibidang teknis pengelolaan pakan ternak ruminansia. Setelah petani peternak melihat aneka tanaman dan ternak banyak pertanyaan yang di sampaikan petani peternak. Banyak manfaat yang di dapat petani dari kunjungan ke Kebun Percobaan BPTP NTB.    (Sumber: M.F. Matenggomena dan Farida S).

 
Sosialisasi Kerjasama Pengkajian Industri Perbenihan Kentang di NTB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Muji Rahayu   
Rabu, 27 Agustus 2014 08:44

Kentang merupakan salah satu sumber pangan utama dunia setelah padi, gandum, dan jagung disamping itu  kentang termasuk salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai perdagangan domestik dan potensi ekspor yang cukup baik. Salah satu lokasi  produksi kentang di Indonesia adalah wilayah dataran tinggi Sembalun, Lombok Timur, NTB, yang memproduksi kentang sekitar 12.500 ton per tahun.  Bedasarkan hasil penelitian BPTP NTB dan ACIAR tahun 2009-2011 wilayah pertanaman kentang di Sembalun terindikasi bebas virus NSK (Nematoda Sista Kuning) sehingga ideal digunakan sebagai lokasi perbenihan kentang.

Problem utama dalam upaya meningkatkan produktivitas kentang adalah  ketersediaan benih yang berkualitas yang  masih terbatas di produsen benih (penangkar benih) sehingga sangat mempengaruhi pengembangan dalam budidayanya. Keadaan tersebut sangat  mempengaruhi pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan pabrik makanan yang menggunakan bahan baku kentang.

Guna mendukung ketersediaan benih, maka Tim Peneliti dari DAFWA yang didanai oleh ACIAR akan melakukan pengkajian di lapangan dalam rangka membangun  inisiasi model perbenihan kentang rakyat. Model ini tentunya akan memanfaatkan secara maksimal sumberdaya yang tersedia dengan input-input inovatif yang telah dihasilkan oleh penelitian sebelumnya baik yang dilakukan oleh BPTP NTB, ACIAR atau lembaga penelitian lainnya. Kedatangan Tim ACIAR (Julie Warren) kali ini merupakan sosialisasi awal yang sebelumnya dilakukan diskusi dengan kelompok petani di Sembalun yang dilanjutkan dengan pertemuan dengan stakeholders terkait (Kelompok tani kentang, Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram, Dinas Pertanian Provinsi NTB, BPSB, BPTPH, BBI dan Universitas Mataram, dan BPTP NTB) di kantor BPTP NTB pada (25/8/2014).

Dalam sambutannya Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama melakukan pengkajian perbenihan kentang guna meningkatkan taraf hidup petani kentang khususnya di Sembalun.  Beberapa hasil diskusi diantaranya tentang industri perbenihan kentang hendaknya mengikuti  alur perbenihan kentang yang sudah ditetapkan, aturan perijinan keluar-masuk benih kentang di NTB serta pemberdayaan petani menjadi catatan penting untuk dapat diinkoporasikan dalam uji-coba yang akan dilakukan.

Sosialisasi ini ditutup dengan harapan agar BPTP NTB segera dapat menyusun kajian prospek pengembangan industri perbenihan kentang dengan melakukan scoping study pada lokasi produksi kentang yang digali dari berbagai sumber informasi di lapangan pada berbagai level supply chain dan seluruh stake holders yang terkait. (Sumber: Muji Rahayu)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com