Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ePetani
phslb
ktt
Workshop/Sosialisasi Kalender Tanam Terpadu (KATAM) MT III 2013 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Farida Sukmawati M   
Selasa, 25 Juni 2013 14:35

Untuk adaptasi terhadap perubahan iklim, Kementerian Pertanian telah menghasilkan Kalender Tanam Terpadu (KATAM) yang memberikan informasi awal waktu tanam berdasarkan Prediksi Iklim, Rekomendasi Varietas yang tahan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Pemupukan Berimbang. Agar KATAM dapat di adopsi sampai ke tingkat kecamatan maka perlu dilakukan sosialisasi.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB, Senin (24/6/2013), telah mengadakan Workshop/Sosialisasi Kalender Tanam Terpadu (KATAM) Musim Tanam (MT) II dan (MT) III Tahun 2013, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara. Acara dihadiri 30 peserta yang terdiri dari instansi/dinas terkait, yaitu Kepala UPTD dan Koordinator Penyuluh tingkat Kecamatan (BPP) se Kabupaten Lombok Utara. Acara terbagi dalam 5 Sesi yaitu sesi I : Pembukaan oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS sekaligus dalam pengantar pembukaan mengatakan bahwa sosialisasi ini sebagai tindak lanjut tugas BPTP dalam Permentan No.45 tahun 2011 tentang Tata Hubungan Kerja antar Kelembagaan Teknis, Penelitian dan Pengembangan, dan Penyuluhan Pertanian mendukung P2BN.

Materi selanjutnya adalah : 1) Informasi Katam terpadu MT II dan MT III 2013 Kabupaten Lombok Utara 2) Updating Katam terpadu MT II dan MT III 2013 Kabupaten Lombok Utara, 3) Sasaran luas tanam padi palawija MT II dan MT III per Kecamatan Kabupaten Lombok Utara 4) Rekomendasi varietas padi dan pemupukan.

Sosialisasi Kalender Tanam untuk Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Timur telah dilaksanakan terlebih dahulu, dengan tujuan agar para pemangku kebijakan, penyuluh, petani, dan pengguna inovasi lainnya dapat melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim. Adanya Kalender Tanam Terpadu untuk setiap kecamatan, diharapkan dapat  dimanfaatkan petani untuk menentukan waktu tanam terbaik dan sekaligus menetapkan varietas yang sesuai dan dosis pemupukan yang tepat.

Menurut Dr. H. Ahmad Suriadi peneliti BPTP NTB selaku penanggung jawab kegiatan pelaksana sosialisasi KATAM, pergeseran pola curah hujan mengancam pencapaian kemandirian pangan. Peta kalender tanam adalah peta yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang awal tanam, pola tanam, potensi luas areal tanam dan rekomendasi teknologi tanaman pangan pada lahan sawah berdasarkan variabilitas dan perubahan iklim serta sifat tanah. KATAM berkaitan dengan Benih, Pupuk, dan Pengendalian hama penyakit tanaman. Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi KATAM ini berjalan dengan baik dan diskusi berjalan dengan lancar, terjadi interaksi dua arah yang positif antara peserta dan para pemberi materi. (Sumber : Farida Sukmawati M)

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com